Arsitektur Komputer
Di zaman modern ini
perkembangan teknologi sangatlah pesat sehingga bukan hal yang tidak mungkin
apabila dua bidang yaitu IT dengan psikologi saling keterkaitan. Dalam hal
membuat suatu terobosan baru yang mungkin sebelumnya tidak pernah terpikirkan
atau terbayakan akan tetapi buktinya seperti contoh halnya yang akan saya bahas
kali ini mengenai arsitektur komputer dan struktur kognisi manusia.
Arsitektur
ini dapat didefiniskan dan dikategorikan sebagai ilmu dan sekaligus seni
mengenai cara interkoneksi komponen-komponen perangkat keras untuk dapat
menciptakan sebuah perangkat komputer yang memenuhi kebutuhan fungsional, kinerja
dan target biayanya. Dalam bidang teknik komputer, arsitektur komputer adalah
konsep perencanaan dan struktur pengoperasian dasar dari suatu sistem komputer.
Arsitektur komputer ini merupakan rencana cetak biru dan deskripsi fungsional
dari kebutuhan bagian perangkat keras yang didesain (kecepatan proses dan
sistem interkoneksinya). Dalam hal ini, implementasi perencanaan dari
masing-masing bagian akan lebih difokuskan terutama, mengenai bagaimana CPU
akan bekerja, dan mengenai cara pengaksesan data dan alamat ke memori cache,
RAM, ROOM,dan cakram keras.
Arsitektur
dikenal juga sebagai suatu tradisi yang berkembang. Dari waktu ke waktu wajah
arsitektur selalu mengalami perubahan. Hal-hal yang mempengaruhi perkembangan
dan pengembangan arsitektur tidak hanya berupa keadaan eksternal, tetapi juga
keadaan internal. Disini kita membahas mengenai evolusi arsitektur pada
komputer. Arsitektur dari komputer sendiri merupakan suatu susunan atau
rancangan dari komputer tersebut sehingga membentuk satu kesatuan yang
dinamakan komputer. Komputer sendiri berevolusi dengan cepat mulai dari
generasi pertama hingga sekarang.
Dapat
disimpulkan dari diatas bahwa teknologi sangat berkembang di zaman modern
sekarang, dari waktu ke waktu teknologi mengalami perubahan, arsitektur
komputer sendiri merupakan suatu susunan atau rancangan dari komputer sehingga
membentuk satu kesatuan yang dinamakan komputer.
Struktur
Kognitif Manusia
Sebelum membahas apa
itu struktur kognisi manusia? ada baiknya kalau kita mengartikan kata struktur dan kognisi terlebih
dahulu untuk mempermudah kita dalam memahaminya. Menurut Prof. Benny H. Hoed
(dalam Ekky, 2012) struktur adalah bangun (teoritis) yang terdiri atas
unsur-unsur yang berhubungan satu sama lain dalam satu kesatuan, sedangkan
kognitif, Menurut Drever (Solihin, 2012) disebutkan bahwa ”kognisi adalah istilah umum yang mencakup segenap
model pemahaman, yakni persepsi, imajinasi, penangkapan makna, penialain, dan
penalaran”. Dan Menurut Chaplin (2002) dikatakan bahwa “kognisi adalah konsep umum yang mencakup semua
bentuk mengenal, termasuk di dalamnya mengamati, melihat, memperhatikan,
memberikan, menyangka, membayangkan, memperkirakan, menduga dan menilai”.
Menurut
Ausable ia berpendapat bahwa struktur kognitif merupakan organisasi pengetahuan
atau dengan kata lain bahwa struktur kognitif dapat disebut sebagai
pengetahuan. Struktur kognitif seseorang tidak lain adalah organisasi
pengetahuan faktual yang diperoleh dari lingkungan. Struktur kognitif terbentuk
dari informasi lingkungan sebagai suatu stimulus dari lingkungan yang selalu
berubah, maka struktur kognitif atau pengetahuan pun akan terus berkembang.
Keadaan struktur kognitif yang berkembang inilah yang mungkin menjadi prasyarat
bagi seseorang yang untuk mengasimilasi dan mengakomodasi pengetahuan atau
informasi lain dari lingkungan sehingga struktur kognitif ini dapat memiliki
kemampuan untuk berkembang.
Beberapa
aspek yang mempengaruhi struktur kognitif, antara lain :
a.
berdasarkan perkembangan individu dan kedewasaan
b. sifat
belajar yang lebih bermakna dari pengalaman yang terintegrasi
c. ketepatan
dalam mentraspormasi informasi stimulus dan pengalaman melalui fungsi kognisinya.
Keterkaitan Antara
Struktur Kognisi Manusia dan Arsitektur Komputer
Struktur
kognitif seseorang tidak lain adalah organisasi pengetahuan faktual yang
diperoleh dari lingkungan. Struktur kognitif terbentuk dari informasi
lingkungan sebagai suatu stimulus dari lingkungan yang selalu berubah, maka
struktur kognitif atau pengetahuan pun akan terus berkembang. Keadaan struktur
kognitif yang berkembang inilah yang mungkin menjadi prasyarat bagi seseorang
yang untuk mengasimilasi dan mengakomodasi pengetahuan atau informasi lain dari
lingkungan sehingga struktur kognitif ini dapat memiliki kemampuan untuk
berkembang.
Struktur Manusia
Merupakan
bagian atau komponen yang terstruktur dalam otak manusia yang memberi
pengetahuan berdasarkan sistem, skema, adaptasi, asimilasi dan akomodasi yang
membentuk suatu kematangan dan pengalaman otak dalam menjalankan kehidupan
sosial bagi seorang manusia, mempunyai struktur yang sangat kompleks.
Arsitektur Komputer
Arsitektur
komputer adalah hasil dari kognisi manusia. Dengan proses berfikir dan otak
berkemampuan tinggi yang dimiliki, manusia mampu merangkai benda, membuat
program, membuat pola dari sistem komputer, sehingga yang memiliki peran utama
adalah manusia itu sendiri, dan jika disatukan maka akan menimbulkan suatu
hubungan timbal balik yang sangat menguntungkan bagi manusia.
Dapat disimpulkan
dari diatas Manusia dalam menunjang segala aktifitas dan mempermudah segala
kegiatan manusia melakukan berbagai upaya pengembangan teknologi untuk berbagai
bidang aktivitas dan kebutuhannya. Teknologi yang semakin berkembang di eerza
zaman sekarang ini mampu mempermudah pekerjaan manusia baik dalam bentuk
pekerjaan yang mengandalkan kontribusi langsung dengan kemampuan berfikir
(mengolah data dan lain sebagainya). Ada juga pekerjaan yang berhubungan dengan
tenaga (pemograman mesin produksi) adalah komputer. Komputer dapat menyimpan
dan memproses data sesuai dengan kebutuhan penggunanya, yaitu manusia.
Perbedaannya adalah pengetahuan yang ada dalam otak manusia merupakan hasil
dari proses perkembangan kognitif manusia tersebut. Pengetahuan bagi manusia
dapat digantikan dengan nama program bila pada komputer, dan program pada komputer
adalah hasil ciptaan manusia.
Kelebihan dan
kekurangan dari arsitektur komputer, yaitu :
Kelebihan:
Kelebihan:
1.
Memiliki processor yang berjumlah lebih dari satu
2.
Bisa digunakan oleh banyak pengguna (multi user)
3.
Dapat membuka beberapa aplikasi dalam waktu bersamaan
4.
Kecepatan kerja processornya hingga 1GOPS (Giga Operations Per Second)
Kekurangan:
1.
Karena ukurannya yang besar, maka diperlukan ruangan yang besar untuk
menyimpannya
2.
Harganya sangat mahal
3.
Interface dengan pengguna masih menggunakan teks
4.
Membutuhkan daya listrik yang sangat besar
Kelebihan dan
kekurangan dari struktur kognisi, yaitu :
Kelebihan :
Kelebihan :
1.
Struktur kognisi lebih sistematis sehingga memiliki arah dan tujuan yang
jelas
2.
Banyak memberi motivasi agar terjadi proses belajar
3.
Mengoptimalisasikan kerja otak secara maksimal
Kekurangan :
1.
Membutuhkan waktu yang cukup lama
2.
Terkadang sulit mengaplikasikannya dikehidupan sehari-hari, karena tergantung
individu masing-masing dalam mengoptimalkan cara berpikir mereka.
Sumber:
basuki,
A.M.H. (2008). Psikolgi Umum. Jakarta: Gunadarma.
Anonim.
(2011). Kognisi sepanjang masa kehidupan. http://psikology09b.blogspot.com/2011/05/kognisi-sepanjang-masa-kehidupan.html.
Purnomo, A.
(2012). Hubungan arsitektur komputer dan kognisi manusia. http://4jipurnomo.wordpress.com/hubungan-arsitektur-komputer-dan-kognisi-manusia/

Tidak ada komentar:
Posting Komentar