Clock

Sabtu, 18 Oktober 2014

Depresi


Depresi pada mahasiswa semester 6 karena cinta ..  

Cinta, perasaan yang luar biasa yang tak hanya membuat manusia seakan terbang membumbung tinggi di angkasa, tapi juga perasaan yang membuat sayap patah hingga jatuh mengenaskan. Tak heran bila cinta selalu menjadi kebanggaan, dan tak jarang di anggap sebagai penyebab kehancuran. Walau pada hakikatnya, cinta adalah sebuah emosi dari kasih sayang yang kuat dan ketertarikan pribadi. Dalam konteks filosofi cinta merupakan sifat baik yang mewarisi semua kebaikan, perasaan belas kasih dan kasih sayang. Bahkan, cinta adalah sebuah aksi atau kegiatan aktif yang dilakukan manusia terhadap objek lain, berupa pengorbanan diri, empati, perhatian, memberikan kasih sayang, membantu, menuruti perkataan, mengikuti, patuh, dan mau melakukan apapun yang diinginkan objek tersebut.
Namun, karena begitu besarnya kekuatan cinta, depresi yang disebabkan karena cinta memiliki akibat yang sangat kompleks, bahkan menyebabkan kematian. Seperti yang terjadi pada Miko Mitrayuda, seorang mahasiswa semester 6 Stikes Wira Husada, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Ia pertama kali ditemukan kekasihnya, Tisa Kartika saat mengunjungi kos korban yang berada di Jalan Bali, Dusun Widoro Baru, Caturtunggal, Depok pada hari Rabu (23/5/2012) sekitar pukul sembilan pagi.
Kapolsek Depok Timur Kompol Qori Okto Handoko, menjelaskan, berdasarkan ciri – ciri yang ada di tubuh pelaku. Kemungkinan besar korban meninggal akibat gantung diri. Diperkuat dengan adanya bukti – bukti indikasi bunuh diri. Namun, kepolisian juga menemukan satu botol cairan racun serangga yang diduga kuat diminum korban sebelum melakukan aksi nekatnya itu.
“Berdasarkan keterangan saksi, pemicunya adalah masalah percintaan. Diketahui pula bahwa korban sempat cek cok dengan pacarnya,” ungkapnya.
Terkait kejadian itu, Psikiater dr Ida Rochmawati, menyebutkan bahwa ada kecenderungan seseorang berbuat nekat lantaran permasalahan cinta yang sering membuatnya menjadi sulit berfikir rasional. Oleh karena itu, disitulah pentingnya orang ketiga, baik itu teman maupun orang tua, sehingga anak tetap berada di jalur yang benar. "Makanya tidak heran jika ada ungkapan love is blind,"
Kutipan di atas, menggambarkan betapa rumitnya pemasalahan cinta. Cinta bahkan tidak mengizinkan untuk beralasan. Jika seseorang tidak lagi mampu menghilangkan perasaan depresi yang ditanggungnya, maka dia cenderung untuk berbuat nekat.
  

Analisis Kasus
Jika dilihat dari kejadian di atas, tersirat bahwa jenis cinta yang dimiliki oleh Miko adalah cinta romantik yang sering kali menghasilkan cinta buta dengan rela melakukan apapun demi cinta.depresi yang diakibatkan karena pertengkaran pasangan tersebut pada akhirnya berbuah penyesalan. Saat in banyak sekali depresi yang diasumsikan sebagai kegalauan.
Dan permasalahan percintaan adalah atribusi yang mengkibatkan miko melakukan bunuhdiri. Seseorang yang bunuhdiri berkeyakinan bahwa dengan berakhir hidupnya, maka berahir pula penderitaka dan segala bentuk permasalahan yang dihadapinya.dan bunuhdiri merupakan salahsatu bentuk katarsis(penyaluran bentuk agresi yang dilakukan secara  langsung atau tidak) demi mengurangi bahaya yang mungkin ditimbulkan pada orang lain. Akantetapi pada akhirnya dia malah menyakiti dirinya sendiri.
Dan dari kisah tersebut, bisa disimpulkan bahwa tidak selamanya cinta membawa kebahagiaan, tapi ada kalanya manusia bisa menangis tersedu-sedu karena cinta. Tergantung bagaimana seseorang menyikapi kedatangan cinta. Akan lebih baik bila cinta tidak membutakan mata dan mengendalikan nurani kita.
Depresi adalah bentuk kemuraman hati (bisa berupa kesedihan, kesenduan, kepedihan hati) yang mempunyai sifat patologis. Timbulnya rasa depresi ini bisa disebabkan oleh karena sakit hati, penyalahan terhadap diri sendiri, dan trauma psikologis. Ini adalah pengertian depresi menurut Kartono (2002).
Depresi adalah suatu kondisi yang lebih dari suatu keadaan sedih, bila kondisi depresi seseorang sampai menyebabkan terganggunya aktivitas sosial sehari-harinya maka hal itu disebut sebagai suatu Gangguan Depresi. Beberapa gejala Gangguan Depresi adalah perasaan sedih, rasa lelah yang berlebihan setelah aktivitas rutin yang biasa, hilang minat dan semangat, malas beraktivitas, dan gangguan pola tidur. Depresi merupakan salah satu penyebab utama kejadian bunuh diri.
Gejala-gejala depresi :
a. Merasa sedih yang berkepanjangan, cemas yang berlebihan dan suasana hati yang kosong.
b. Keputusasaan terhadap hidup dan pesimis terhadap masa depan.
c. Perasaan bersalah yang tidak pada tempatnya dan tidak berdaya untuk keluar dari rasa bersalah tersebut
d. Kehilangan minat.
e. Stamina menjadi hancur dan begitu mudah mengalami kelelahan fisik.
f. Kesulitan memusatkan perhatian, penurunan daya ingat dan tidak mampu dalam mengambil keputusan.
g. Insomnia
h. Nafsu makan berlebihan dan terkadang juga kehilangan nafsu makan.
i. Keinginan untuk bunuh diri.
j. Emosi
Beberapa yang bisa menyebabkan seseorang terkena depresi adalah sebagai berikut:
·         Stres Lingkungan Dan Proses Kehidupan. Manusia tidak terlepas dari masalah dan stres dalam menjalani kehidupan. Maka bila seseorang menjalani sebuah kehidupan yang dipenuhi dengan ketegangan emosional yang berlebihan akan bisa menjadi pintu awal terjadinya gangguan mood (perasaan).
·         Berbagai Bentuk Kekerasan. Kekerasan dalam hal ini bisa berwujud dalam bentuk kekerasan fisik maupun mental. Bila seseorang mengalami trauma kekerasan fisik, emosional, kekerasan seksual dalam kehidupannya di masa lalu, maka hal ini akan bisa menimbulkan depresi di kemudian hari.
·         Kehilangan. Perasaan kehilangan yang berkelanjutan dan berlebihan semisal peristiwa kedukaan yang mendalam atas meninggalnya seseorang yang sangat berarti dalam kehidupannya akan bisa menjadi faktor resiko depresi bila tidak mendapat penanganan yang serius.
·         Penyakit Kronis. Beberapa penyakit berat serta kronis juga bisa menyebabkan seseorang jatuh dalam kondisi depresi, baik itu dalam taraf depresi ringan atau bahkan depresi yang berat sekalipun. Selain itu ada juga penyakit akibat depresi yang bisa juga terjadi sebaliknya.

Terapi-terapi yang dapat digunakan untuk depresi :

1.      Perlu ada penanganan bagi penderita depresi yang bersifat bantu diri atau diIakukan sendiri oleh subjek seperti terapi musik. Terapi musik menguntungkan bagi subjek dari segi : (a) dapat menyediakan sendiri tape recorder dan kaset musik yang dibutuhkan, (b) dapat mendengarkan musik kapan saja dibutuhkan dan lebih murah dari segi biaya, (c) tidak mendapat tekanan tambahan dari masyarakat yang menganggap bahwa orang yang berkonsuItasi pada psikolog atau psikiater mengalami gangguan jiwa yang memalukan. Terapi musik adalah pemaniaatan kemampuan musik dan elemen musik oleh terapis untuk meningkatkan dan merawat kesehatan fisik, memperbaiki mental, emosional, dan kesehatan spiritual klien. Terapi musik terdiri dari dua elemen utarna yaitu elemen terapi dan elemen musik. Elemen terapi yang meliputi ketrampilan rnusik bagi terapis, alat yang digunakan musik, membangun hubungan terapis dan klien, aktivitas yang terstruktur dan dianjurkan oleh tim yang merawat klien untuk mencapai tujuan yang spesifik dan objektif bagi klien. Elemen musik sebagai alat utama yang meliputi irama, melodi dan harmoni. Terapi musik dapat dilakukan dengan beberapa cara yaitu menyanyi, mencipta Jagu, memainkan alat musik, irnprovisasi, mendiskusikan Hrik dan mendengarkan musik.
2.      Efek  terapi  tertawa pada  depresi,  kognisi  dan  tidur  pada  lanjut usia  yang  tinggal  di  sebuah  panti  yang melibatkan  109  subyek  berusia  65 tahun  dan  lebih  tua.  Para  peserta  dibagi menjadi dua kelompok dengan 48 mata pelajaran dalam kelompok terapi tawa dan 61 subyek pada  kelompok  kontrol. Kelompok-kelompok  dibandingkan dengan  menggunakan evaluasi  depresi, pemeriksaan  kesehatan  mental  dan  tes kualitas  tidur.  Pada  awal penelitian,  tidak  ada  perbedaan  signifikan  antara kedua  kelompok  pada  salah  satu evaluasi.  Ketika  penelitian  berakhir, ditemukan  bahwa  tingkat  depresi  dan insomnia telah  secara  signifikan  menurun  pada  kelompok  terapi  tawa.  Penelitian  ini  juga menemukan  bahwa  kualitas  tidur  secara  keseluruhan  dan kesadaran  mental  telah meningkat dalam kelompok terapi tawa.
Temuan ini menunjukkan bahwa terapi tawa adalah  pilihan  pengobatan  yang  berguna  dan hemat  biaya  untuk  menurunkan  gejala  depresi pada lansia (Alicia, 2010).
3.      Ada tiga definisi terapi kognitif :
a.terapi kognitif adalah suatu system pasikoterapi yang didasarkan pada teori gangguan emosi
b.terapi kognitif adalah serangkaian percobaan dan penyelidikan klinis
c.terapi kognitif adalah tekhnik-tekhnik terapi yang dirumuskan dengan baik.
Terapi kognitif “ karena tekhnik yang dipakai dalam terapi ini bertujuan untuk merubah kesalahan (error) atau penyimpangan (bias) dalam pikiran pasien. Tehnik itu juga mencakup cara-cara yang digunakan untuk menilai situasi dan stress, anggapan tentang diri sendiri, lingkungan dan masa depan. Serta keyakinan dan sikap,yang semuanya diperekirakan memperberat gangguan emosi pasien.pendekatan dalam penyembuhan ini didasarkan atas latar belakang histories, teoritis dan eksperimen.  

DAFTAR PUSTAKA
Hasanat, N., & Susilowati, T.G. (2011). Pengaruh terapi menulis pengalaman emosional terhadap penurunan depresi pada mahasiswa tahun pertama. Jurnal Psikolog, Vol.38, No.1, 92-107.
Charlata, D. (2005). Pengaruh terapi musik terhadap depresi di antara mahasiswa. Ejournal, Vol.2, No.18.



arsitektur komputer dan keterkaitan antara struktur kognisi manusia


Arsitektur Komputer
Di zaman modern ini perkembangan teknologi sangatlah pesat sehingga bukan hal yang tidak mungkin apabila dua bidang yaitu IT dengan psikologi saling keterkaitan. Dalam hal membuat suatu terobosan baru yang mungkin sebelumnya tidak pernah terpikirkan atau terbayakan akan tetapi buktinya seperti contoh halnya yang akan saya bahas kali ini mengenai arsitektur komputer dan struktur kognisi manusia.
Arsitektur ini dapat didefiniskan dan dikategorikan sebagai ilmu dan sekaligus seni mengenai cara interkoneksi komponen-komponen perangkat keras untuk dapat menciptakan sebuah perangkat komputer yang memenuhi kebutuhan fungsional, kinerja dan target biayanya. Dalam bidang teknik komputer, arsitektur komputer adalah konsep perencanaan dan struktur pengoperasian dasar dari suatu sistem komputer. Arsitektur komputer ini merupakan rencana cetak biru dan deskripsi fungsional dari kebutuhan bagian perangkat keras yang didesain (kecepatan proses dan sistem interkoneksinya). Dalam hal ini, implementasi perencanaan dari masing-masing bagian akan lebih difokuskan terutama, mengenai bagaimana CPU akan bekerja, dan mengenai cara pengaksesan data dan alamat ke memori cache, RAM, ROOM,dan cakram keras.
Arsitektur dikenal juga sebagai suatu tradisi yang berkembang. Dari waktu ke waktu wajah arsitektur selalu mengalami perubahan. Hal-hal yang mempengaruhi perkembangan dan pengembangan arsitektur tidak hanya berupa keadaan eksternal, tetapi juga keadaan internal. Disini kita membahas mengenai evolusi arsitektur pada komputer. Arsitektur dari komputer sendiri merupakan suatu susunan atau rancangan dari komputer tersebut sehingga membentuk satu kesatuan yang dinamakan komputer. Komputer sendiri berevolusi dengan cepat mulai dari generasi pertama hingga sekarang.
Dapat disimpulkan dari diatas bahwa teknologi sangat berkembang di zaman modern sekarang, dari waktu ke waktu teknologi mengalami perubahan, arsitektur komputer sendiri merupakan suatu susunan atau rancangan dari komputer sehingga membentuk satu kesatuan yang dinamakan komputer.
Struktur Kognitif Manusia
Sebelum membahas apa itu struktur kognisi manusia? ada baiknya kalau kita mengartikan kata struktur dan kognisi terlebih dahulu untuk mempermudah kita dalam memahaminya. Menurut Prof. Benny H. Hoed (dalam Ekky, 2012) struktur adalah bangun (teoritis) yang terdiri atas unsur-unsur yang berhubungan satu sama lain dalam satu kesatuan, sedangkan kognitif, Menurut Drever (Solihin, 2012) disebutkan bahwa ”kognisi adalah istilah umum yang mencakup segenap model pemahaman, yakni persepsi, imajinasi, penangkapan makna, penialain, dan penalaran”. Dan Menurut Chaplin (2002) dikatakan bahwa “kognisi adalah konsep umum yang mencakup semua bentuk mengenal, termasuk di dalamnya mengamati, melihat, memperhatikan, memberikan, menyangka, membayangkan, memperkirakan, menduga dan menilai”.
Menurut Ausable ia berpendapat bahwa struktur kognitif merupakan organisasi pengetahuan atau dengan kata lain bahwa struktur kognitif dapat disebut sebagai pengetahuan. Struktur kognitif seseorang tidak lain adalah organisasi pengetahuan faktual yang diperoleh dari lingkungan. Struktur kognitif terbentuk dari informasi lingkungan sebagai suatu stimulus dari lingkungan yang selalu berubah, maka struktur kognitif atau pengetahuan pun akan terus berkembang. Keadaan struktur kognitif yang berkembang inilah yang mungkin menjadi prasyarat bagi seseorang yang untuk mengasimilasi dan mengakomodasi pengetahuan atau informasi lain dari lingkungan sehingga struktur kognitif ini dapat memiliki kemampuan untuk berkembang.
Beberapa aspek yang mempengaruhi struktur kognitif, antara lain :
a. berdasarkan perkembangan individu dan kedewasaan
b. sifat belajar yang lebih bermakna dari pengalaman yang terintegrasi
c. ketepatan dalam mentraspormasi informasi stimulus dan pengalaman melalui fungsi  kognisinya.

Keterkaitan Antara Struktur Kognisi Manusia dan Arsitektur Komputer
Struktur kognitif seseorang tidak lain adalah organisasi pengetahuan faktual yang diperoleh dari lingkungan. Struktur kognitif terbentuk dari informasi lingkungan sebagai suatu stimulus dari lingkungan yang selalu berubah, maka struktur kognitif atau pengetahuan pun akan terus berkembang. Keadaan struktur kognitif yang berkembang inilah yang mungkin menjadi prasyarat bagi seseorang yang untuk mengasimilasi dan mengakomodasi pengetahuan atau informasi lain dari lingkungan sehingga struktur kognitif ini dapat memiliki kemampuan untuk berkembang.
Struktur Manusia
Merupakan bagian atau komponen yang terstruktur dalam otak manusia yang memberi pengetahuan berdasarkan sistem, skema, adaptasi, asimilasi dan akomodasi yang membentuk suatu kematangan dan pengalaman otak dalam menjalankan kehidupan sosial bagi seorang manusia, mempunyai struktur yang sangat kompleks.
Arsitektur Komputer
Arsitektur  komputer adalah hasil dari kognisi manusia. Dengan proses berfikir dan otak berkemampuan tinggi yang dimiliki, manusia mampu merangkai benda, membuat program, membuat pola dari sistem komputer, sehingga yang memiliki peran utama adalah manusia itu sendiri, dan jika disatukan maka akan menimbulkan suatu hubungan timbal balik yang sangat menguntungkan bagi manusia.
Dapat disimpulkan dari diatas Manusia dalam menunjang segala aktifitas dan mempermudah segala kegiatan manusia melakukan berbagai upaya pengembangan teknologi untuk berbagai bidang aktivitas dan kebutuhannya. Teknologi yang semakin berkembang di eerza zaman sekarang ini mampu mempermudah pekerjaan manusia baik dalam bentuk pekerjaan yang mengandalkan kontribusi langsung dengan kemampuan berfikir (mengolah data dan lain sebagainya). Ada juga pekerjaan yang berhubungan dengan tenaga (pemograman mesin produksi) adalah komputer. Komputer dapat menyimpan dan memproses data sesuai dengan kebutuhan penggunanya, yaitu manusia. Perbedaannya adalah pengetahuan yang ada dalam otak manusia merupakan hasil dari proses perkembangan kognitif manusia tersebut. Pengetahuan bagi manusia dapat digantikan dengan nama program bila pada komputer, dan program pada komputer adalah hasil ciptaan manusia.
Kelebihan dan kekurangan dari arsitektur komputer, yaitu :
Kelebihan:
1.      Memiliki processor yang berjumlah lebih dari satu
2.      Bisa digunakan oleh banyak pengguna (multi user)
3.      Dapat membuka beberapa aplikasi dalam waktu bersamaan
4.      Kecepatan kerja processornya hingga 1GOPS (Giga Operations Per Second)
Kekurangan:
1.      Karena ukurannya yang besar, maka diperlukan ruangan yang besar untuk menyimpannya
2.       Harganya sangat mahal
3.      Interface dengan pengguna masih menggunakan teks
4.      Membutuhkan daya listrik yang sangat besar
Kelebihan dan kekurangan dari struktur kognisi, yaitu :
Kelebihan :
1.      Struktur kognisi lebih sistematis sehingga memiliki arah dan tujuan yang jelas
2.      Banyak memberi motivasi agar terjadi proses belajar
3.      Mengoptimalisasikan kerja otak secara maksimal
Kekurangan :
1.      Membutuhkan waktu yang cukup lama
2.      Terkadang sulit mengaplikasikannya dikehidupan sehari-hari, karena tergantung individu masing-masing dalam mengoptimalkan cara berpikir mereka. 


Sumber:
basuki, A.M.H. (2008). Psikolgi Umum. Jakarta: Gunadarma.
Anonim. (2011). Kognisi sepanjang masa kehidupan. http://psikology09b.blogspot.com/2011/05/kognisi-sepanjang-masa-kehidupan.html.
Purnomo, A. (2012). Hubungan arsitektur komputer dan kognisi manusia. http://4jipurnomo.wordpress.com/hubungan-arsitektur-komputer-dan-kognisi-manusia/







Sabtu, 04 Oktober 2014

Sistem Informasi Psikologi






Pengertian Sistem
Sistem berasal dari bahasa Latin yaitu systema dan dari bahasa Yunani yaitu sustema. Sistem adalah suatu kesatuan yang terdiri dari kompoen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi atau energi. Istilah ini sering dipergunakan untuk menggambarkan suatu setentitas yang berinteraksi, dimana suatu model matematika seringkali bisa dibuat.
Sistem juga merupakan kesatuan bagian – bagian yang saling berhubungan yang berada dalam suatu wilayah serta memiliki item- item penggerak. Sebagai contoh, misalnya negara. Negara merupakan suatu kumpulan dari beberapa elemen kesatuan lain seperti provinsi yang membentuk suatu negara.
Menurut Jogiyanto sistem dapat didefinisikan sebagai suatu kesatuan yang terdiri dari dua atau lebih komponen atau subsistem yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan.
Dapat disimpulkan sistem adalah suatu kesatuan yang terdiri dari dua komponen atau lebih yang saling dihubungkan untuk mendapatkan informasi dengan tujuan yang jelas.
Suatu sistem memiliki karakteristik atau sifat – sifat yang tertentu, yaitu
1.      Komponen Terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi, dan komponen dapat terdiri dari beberapa subsistem atau sub bagian, dimana setiap subsistem tersebut memiliki fungsi khusus.

2.      Batas sistem Batas sistem merupakan daerah yang membatasi antara suatu   sistem dengan sistem lainnya atau dengan lingkungan luarnya. Batas sistem ini memungkinkan suatu sistem dipandang sebagai suatu kesatuan. Batas suatu sistem menunjukkan ruang lingkup dari sistem tersebut

3.      Lingkungan luar sistem apapun diluar batas dari sistem yang mempengaruhi operasi sistem. Lingkungan luar dapat bersifat menguntungkan dan merugikan. Lingkungan yang menguntungkan harus tetap dijaga dan dipelihara, sebaliknya lingkungan yang merugikan harus ditahan dan dikendalikan, kalau tidak ingin terganggu kelangsungan hidup sistem

4.      Penghubung merupakan media penghubung antar subsistem yang memungkinkan sumber – sumber daya mengalir dari satu subsistem ke subsistem lainnya. Keluaran atau output dari satu subsistem akan menjadi masukan untuk subsistem lain melalui penghubung.

5.      Masukan energi yang dimasukkan ke dalam sistem, yang dapat berupa masukan perawatan dan masukan sinyal. Masukan perawatan adalah energi yang dimasukkan supaya sistem dapat beroperasi, sedangkan masukan sinyal adalah energi yang diproses untuk mendapatkan keluaran.

6.      Keluaran sistem hasil dari energi yang diolah dan diklarifikasikan menjadi keluaran yang berguna dan sisa pembuangan. Keluaran dapat berupa masukan untuk subsistem yang lain atau kepada supra sistem. Misalnya, untuk sistem komputer, panas yang dihasilkan adalah keluaran yang tidak berguna dan merupakan sisa hasil pembuangan, sedangkan informasi adalah keluaran yang dibutuhkan.

7.      Pengolahan sistem suatu sistem dapat mempunyai suatu bagian pengolah yang akan merubah masukkan enjadi keluarn. Suatu sistem produksi akan mengolah masukan berupa bahan baku dan bahan-bahan yang lain menjadi keluaran.

8.      Sasaran sistem suatu sistem dapat mempunyai tujuan atau sasaran. Jika suatu sistem tidak mempunyai sasaran, maka operasi sistem tidak akan ada gunanya. Sasaran dari sistem menentukan sekali masukan yang dibutuhkan sistem dan keluaran yang akan dihasilkan sistem.

 syarat – syarat sistem :
  1. Sistem harus dibentuk untuk menyelesaikan suatu masalah
  2. Elemen sistem harus mempunyai rencana yang ditetapkan
  3. Ada hubungan diantara elemen sistem
  4. Unsur dasar dari arus informasi, energi dan material harus lebih penting daripada elemen sistem
  5. Tujuan organisasi lebih penting dari tujuan elemen.
Pengertian informasi
Kata informasi berasal dari kata Perancis kuno informacion yang diambil dari bahasa Latin informationemyang berarti garis besar, konsep, ide. Informasi merupakan kata benda dari informare yang berarti aktifitas dalam pengetahuan yang dikomunikasikan.Informasi adalah pesan atau sekumpulan pesan yang terdiri dari order sekuens atau makna yang dapat ditafsirkan dari pesan atau sekumpulan pesan. Informasi dapat direkam atau ditransmisikan. Dalam bidang komputer, informasi adalah data yang disimpan, diproses atau yang ditransmisikan.
Menurut Laudon (dalam Gaol, 2008) informasi adalah data yang sudah dibentuk kedalam sebuah formulir bentuk yang bermanfaat dan dapat digunakan oleh manusia. menurut Davis (dalam Gaol, 2008) informasi adalah data yang telah diproses atau diolah kedalam bentuk yang sangat berarti untuk penerimanya dan merupakan nilai sesungguhnya atau dipahami dalam tindakan atau keputusan yang sekarang atau nanti.jadi, dari definisi para ahli diatas pengertian informasi merupakan data yang berisi penerangan, keterangan, kabar atau berita yang telah di proses dan diolah kedalam bentuk yang berguna bagi si penerimanya.
Dapat disimpulkan infromasi adalah data yang te;ah di proses menjadi sebuah infromasi yang jelas dengan dilakukan pemrosesan terlebih dahulu dengan tujuan yang jelas dan tepat dalam penyampainnya sehingga dapat di simpan.

Pengertian psikologi

Psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari perilaku manusia dalam hubungan dengan lingkungannya. Menurut asal katanya, psikologi berasal dari bahasa Yunani Psyche yang berarti jiwa dan logia yang berarti ilmu. Secara etimologis, psikologi dapat diartikan dengan ilmu yang mempelajari tentang jiwa.

Definisi Sistem Informasi Psikologi
Dari penjelasan diatas maka dapat disimpulkan bahwa sistem informasi psikologi adalah suatu kesatuan yang terdiri dari dua atau lebih komponen yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan yang sudah diolah menjadi sebuah bentuk yang berarti bagi pengguna dan bermanfaat dalam pengambilan keputusan saat ini dimana manusia mendapatkan suatu pemahaman bagaimana membuat keputusan dari informasi tersebut dan sistem informasi psikologi dapat pula didefinisikan sebagai implementasi pemanfaatan media teknologi untuk tujuan mempermudah siklus input, proses dan output dalam pengolahan metode keilmuan psikologi.

salah satu contoh kasus dalam pengaplikasian atau penerapan sistem informasi di dalam bidang psikologi, yaitu ketika kita menerima suatu stimulus melalui indera perasa kita pada saat terkena suatu benda, kemudian rasa itu dikirim ke susunan saraf pusat untuk diolah dan diintrepetasikan. jika informasi rasa diintepretasikan sebagai rasa yang tidak menyenangkan (sakit) atau dianggap sesuatu yang menyakitkan maka, yang akan muncul adalah rasa sakit ekspresi yang muncul adalah sedih, atau teriak “awww!”. interpretasi yang telah dirasakan tadi bukan bagian dari sensasi melainkan sudah menjadi persepsi. sensasi dan persepsi merupakan bagian yang dari sistem pengolahan informasi dari rangsangan stimulus yang dikoordinir oleh otak. jadi itulah contoh kasus penerapan sistem informasi dalam bidang psikologi, terutama dalam bidang psikologi kognitif.




sumber :
Suryadi. (1993). Pengantar Sistem Informasi. Depok: Universitas Gunadarma.
Jogiyanto. (2000). Sistem informasi berbasis Komputer. BPFE : Yogyakarta
Gaol, C.J. (2008). Sistem informasi manajemen pemahaman dan aplikasi. Jakarta.
Sarwono Sarlito W. Pengantar Psikologi Umum. Rajawali Pers
Pengantar Sistem Informasi.pdf